Sekilas Tentang Teknik Kimia ITB

front-TK-04

Program Studi Teknik Kimia ITB terdiri atas program studi sarjana (S1), dan program-program studi pascasarjana (S2 dan S3). Program studi sarjana didesain untuk masa studi 4 tahun (8 semester, 144 SKS), sedangkan program studi magister (S2) didesain untuk 2 tahun studi (3 semester kuliah, 36 SKS). Mahasiswa program studi sarjana yang ingin langsung melanjutkan ke jenjang magister dapat mengambil skema fast-track untuk mendapatkan gelar sarjana dan master dalam waktu 5 tahun.

Setiap tahun, Program Studi Teknik Kimia untuk Sarjana menerima sekitar 100-120 lulusan SMA, melalui mekanisme SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan SNMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang diselenggarakan oleh panitia khusus yang dibentuk oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Indonesia (MRPTI).

Pada SNMPTN, kandidat diseleksi berdasarkan rekam jejak akademik dari semester 1 sampai 5. Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN dan telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar. Kandidat dapat memilih 3 (tiga) program studi dari univeristas mana pun dengan ketentuan maksimal 2 (dua) program studi dari universitas yang sama. Program studi yang dipilih harus diurut berdasarkan prioritas.

Pada SBMPTN, peserta dapat mengikuti test di berbagai kota. Bidang studi yang diujikan berbeda-beda sesuai jenis program studi yang ingin dituju. Untuk program studi bidang sains dan teknologi, komponen tesnya mencakup Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan IPA Terpadu.

Mahasiswa program magister dengan rekam jejak akademik yang baik memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa untuk international double-degree master program (IMP), yang merupakan kerjasama antara ITB dan Rijks Universiteit Groningen (RuG). Dalam skema ini, mahasiswa akan menjalani 1 tahun studi di Bandung dan 1 tahun riset di Groningen, Belanda, dan pada akhir program akan mendapatkan gelar Master of Science Diploma dari RuG dan Magister Teknik dari ITB.

Kebanyakan alumni dari program studi Teknik Kimia bekerja di industri-industri proses kimia, seperti industri pengilangan minyak, petrokimia, kertas, makanan, semen, dan industri-industri lainnya.